Ponorogo, Jawa Timur (PN) - Anggota Komisi V DPR RI, Ali Mufthi, menghadiri acara tasyakuran dan peresmian Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Desa Brahu, Kecamatan Siman, Ponorogo, Kamis (08/01/2026). Masyarakat setempat menyambut meriah kedatangan legislator Senayan tersebut dengan atraksi kesenian Reog Ponorogo.
Sebagai simbol peresmian, Ali Mufthi melakukan prosesi pemecahan kendil pada jalan beton yang menghubungkan Desa Brahu dan Desa Demangan. Program PISEW tahun anggaran ini fokus pada pembangunan betonisasi jalan senilai Rp500 juta. Infrastruktur sepanjang 800 meter tersebut diharapkan memperlancar akses transportasi warga dan mendukung peningkatan ekonomi di sektor pertanian serta perdagangan lokal.
Dalam sambutannya, Ali Mufthi menekankan pentingnya keterbukaan dalam pelaksanaan program negara. Ia berharap pembangunan ini tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Peristiwa hari ini merupakan momen penting bagi kita semua untuk secara terbuka dan transparan kepada semuanya, bahwa kehadiran program PISEW ini murni ditujukan untuk kemandirian masyarakat desa,” ujar Ali Mufthi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk siap menghadapi berbagai perubahan kebijakan dari pemerintah demi masa depan yang lebih baik.
“Negara dan pemerintah saat ini mendorong kita untuk menjadi baik. Saya mengharapkan kita semua tidak kaget dengan adanya perubahan-perubahan, meskipun terkadang perubahan itu terasa tidak nyaman di hati saat ini, tetapi insyaallah akan membawa manfaat lebih besar di masa depan,”paparnya.
Ali Mufthi menegaskan bahwa perannya di Komisi V DPR RI adalah memastikan program pemerintah sampai ke tingkat bawah secara tepat sasaran tanpa mengambil keuntungan pribadi.
“Fungsi saya sebagai anggota DPR RI hanya menyalurkan di tingkat pusat agar program ini bisa jalan. Saya ini ibarat malaikat pembagi rezeki; rezeki diberikan kepada umat, dan malaikatnya tidak meminta imbalan karena tidak memiliki nafsu untuk mendapatkan uang dari program ini,” tegasnya guna menghindari fitnah.
Menutup arahannya, Ali Mufthi mengingatkan bahwa pendaftaran program renovasi rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk tahun 2026 akan berakhir pada akhir Januari ini. Ia mendorong setiap desa untuk segera menyetorkan data minimal sepuluh rumah per desa agar bantuan tersebut dapat segera diproses.
Kepala Desa Brahu, Ali Imron menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengawalan program tersebut, yang mana sangat membantu masyarakat dan semoga program ini terus berkelanjutan di tahun yang akan datang demi terwujudnya program percepatan pembangunan yang ada di desa," harapnya.
Jurnalis : Tim Redaksi
Posting Komentar